Betapa banyak diantara kita tidak mensyukuri akan nikmat yang diberikan Allah kepadanya. Bahkan lupa akan pemberian yang Allah berikan itu, seolah-olah nikmat yang diterimanya merupakan hasil dari usahanya sendiri. Memang betul bahwa nikmat yang diterima itu dari hasil usaha manusia itu sendiri, namun perlu diketahui bahwa nikmat itu Allah lah yang memberikannya. Apakah kita mampu mensyukurinya, seperti dengan cara mempergunakannya kejalan yang diridhoi Allah yakni bersedekah, berinfak, berwakaf dan berzakat. Ini merupakan diantara cara mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kita. Bahkan senyum kepada saudara kita, merupakan cara mensyukuri akan nikmat yang diberikan Allah. Karena dengan senyum itu, sebenarnya kita mensyukuri akan nikmat Allah berupa kesehatan fisik. Berkat sehatnya fisik, sehingga kita dapat menggerakkan organ tubuh berupa wajah untuk memberikan senyum kepada saudara kita. Belum lagi nikmat penglihatan, pendengaran, penciuman, pengrasa dan yang lainnya, yang merupakan organ tubuh kita. Oleh karenanya, semuanya itu wajib kita fungsikan dengan semaksimalnya kehal-hal yang baik atau positif sehingga kita tidak digolongkan kepada orang yang kufur akan nikmat.
Namun, semua nikmat yang telah Allah berikan tersebut akan dimintai pertanggungjawabannya kelak dihadapan Allah Subhanahu wata'ala.
والله أعلم بالصواب
Komentar