Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Nikmat Mestinya Di Syukuri

Betapa banyak diantara kita tidak mensyukuri akan nikmat yang diberikan Allah kepadanya. Bahkan lupa akan pemberian yang Allah berikan itu, seolah-olah nikmat yang diterimanya merupakan hasil dari usahanya sendiri. Memang betul bahwa nikmat yang diterima itu dari hasil usaha manusia itu sendiri, namun perlu diketahui bahwa nikmat itu Allah lah yang memberikannya. Apakah kita mampu mensyukurinya, seperti dengan cara mempergunakannya kejalan yang diridhoi Allah yakni bersedekah, berinfak, berwakaf dan berzakat. Ini merupakan diantara cara mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kita. Bahkan senyum kepada saudara kita, merupakan cara mensyukuri akan nikmat yang diberikan Allah. Karena dengan senyum itu, sebenarnya kita mensyukuri akan nikmat Allah berupa kesehatan fisik. Berkat sehatnya fisik, sehingga kita dapat menggerakkan organ tubuh berupa wajah untuk memberikan senyum kepada saudara kita. Belum lagi nikmat penglihatan, pendengaran, penciuman, pengrasa dan yang lainnya, yang me...

Berusaha dan Serahkan Segalanya Kepada Allah

Foto: Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Lokal A Angkatan 2016 UIN SUSKA RIAU   " Bersyukur dan Ikhlas" Dalam proses pembelajaran tentu seseorang akan mengalami pasang surut dalam hal prestasi. Baik itu terkait dengan peringkat atau Indeks Prestasinya. Terkadang ketika ia sungguh-sungguh dengan rajin membaca dan berdiskusi, tentu hasil yang diraih akan sesuai dengan yang diharapkan. Sebaliknya, jika ia tidak sungguh-sungguh rajin membaca dan berdiskusi, tentu hasil yang diraih pun tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi adakalanya ketika seseorang sungguh-sungguh dengan rajin membaca dan berdiskusi, hasil yang diraih tidak sesuai dengan yang diharapkan.  Perlu disadari bahwa dalam hidup ini, apapun yang telah diperoleh haruslah disyukuri dan yang telah diperbuat haruslah dengan rasa ikhlas. Agar apapun yang telah diperbuat dan yang diperoleh tersebut mendapat ridho dari Allah Subhanahu Wata'ala dengan keberkahan-Nya. Yakinkan dengan Iman Usahakan dengan Ilmu Sampaikan deng...

Kisah Syekh Abdurrahman As-Sudais

 Kisah Syekh Abdurrahman As-Sudais Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah. Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah. Belum lagi datang para tamu menyantap makanan, tiba-tiba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu diatas makanan yang tersaji. Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak beliau marah dan berkata, “idzhab ja’alakallahu imaaman lilharamain,” Pergi kamu…! Biar kamu jadi imam di Haramain!” Dan Subhanallah, kini anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di masjidil Haram! Tahukah kalian, siapa anak kecil yang di doakan ibunya saat marah itu? Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia. Ini adalah teladan bagi para ibu , calon ibu, ataupun orang tua. Hendaklah selalu mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Bahkan meskipun ia dalam kondisi yang marah. Karena salah sat...