إقترب للناس حسابهم وهم في غفلة معرضون
Telah dekat kepada manusia hari penghisaban dan mereka dalam keadaan lalai lagi berpaling.
Alangkah sedih dan mirisnya hati ini melihat umat manusia dizaman sekarang. Bagaimana tidak, banyak yang lalai mengerjakan kewajibannya kepada sang Pencipta, padahal bekal diakhirat nanti sangat diperlukan untuk mengarungi hari perhisaban.
Umat manusia masih saja lalai dengan kehidupan duniawi yang hanya kesenangan sementara layaknya fatamorgana yang membutakan mata.
Misalnya, demi sebuah posisi jabatan mau menyogok, demi sesuap nasi ia korupsi, demi barang dagangannya laris ia menjelek-jelekkan barang orang lain dan demi-demi yang lain. Manusia menghalalkan segala cara yang sebenarnya tidak halal.
Alangkah sedih dan mirisnya hati ini melihat umat manusia dizaman sekarang. Bagaimana tidak, banyak yang lalai mengerjakan kewajibannya kepada sang Pencipta, padahal bekal diakhirat nanti sangat diperlukan untuk mengarungi hari perhisaban.
Umat manusia masih saja lalai dengan kehidupan duniawi yang hanya kesenangan sementara layaknya fatamorgana yang membutakan mata.
Misalnya, demi sebuah posisi jabatan mau menyogok, demi sesuap nasi ia korupsi, demi barang dagangannya laris ia menjelek-jelekkan barang orang lain dan demi-demi yang lain. Manusia menghalalkan segala cara yang sebenarnya tidak halal.
نعوذ بالله ثم نعوذ بالله
Wahai sobat, marilah perbanyak bekal. Bekal yang akan dibawa kelak dihari penghisaban yang pada hari itu tidak berguna lagi semua yang kita miliki didunia ini satupun. Tidak usah berharap akan ada syafa'at dari apapun yang kita miliki sekarang karena yang kita miliki sekarang ini, itu semua akan menjadi beban yang akan kita pikul dihari penghisaban kelak. Rasul bersabda:
كلكم راع وكلكم مسؤول عن راعيته
Artinya: Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kepemimpinanmu akan dimintai pertanggung jawabannya.
Semua yang kita kerjakan dan miliki akan dimintai pertanggung jawabannya yang akan menjadi beban yang akan dipikul kelak.
والله اعلم بالصواب